Short Story

Mulut Kaos Oblong

“Jagalah kesehatan mulut dan gigi” Begitulah slogan tempat calon dokter gigi idaman si Tatang, seorang pemuda sederhana, baik harta maupun muka. Sang calon dokter pujaannya terlihat masih muda, wajar saja Tatang selalu melotot saat berkunjung untuk sekadar periksa gigi.

Tania sayang, itulah yang sering Tatang sebutkan kepada teman-temannya. Tatang suka sekali bercerita perjalanan dirinya saat mendekati Tania kepada teman-temannya. Bagaimana tidak, ini baru kali pertama dia merasa sangat jatuh cinta kepada seorang gadis kota, karena sebelumnya Tatang menjalin cinta dengan gadis lokal yang bernama Titin. Oleh Titin, Tatang dipaksa untuk memutuskan hubungan mereka karena Tatang tak kunjung punya duit untuk membelikan mahar yang diminta keluarga Titin. Maklum saja, keluarga tersebut terbilang sangat matre di kampung kita.

Tania, baru saja lulus dan harus menjalani tahapan untuk menjadi dokter sungguhan. Tahap internshipnamanya, dimana seorang calon dokter harus menerima untuk ditempatkan di pusat kesehatan kelas C di seluruh Indonesia. Maka, di kampung inilah Tania berlabuh. Kampung yang dikelilingi oleh perbukitan yang berhawa sejuk, memanjakan hati sang Tatang yang sedang berbunga.

Tatang penggemar berat kaos oblong, setiap kontrol gigi dia selalu gunakan kaos oblong atau t-shirt yang paling bagus, meski kadang akhirnya pinjam tetangga juga. Pakaian yang awalnya digunakan oleh tentara Inggris dan Amerika pada awal abad 20 ini memang menjadi tren yang akan terus berlanjut. Simpel dan anti-gerah, memiliki banyak lubang di lengan, leher, dan badan.

Bicara lubang, gigi Tatang banyak yang sudah berlubang. Tania pun sering bercerita kepada teman-teman dokternya kalau dia kesulitan dalam menangani giginya Tatang. Tapi, Tatang cuek, entah karena dia tidak tahu apa yang dirasakan oleh Tania, Tatang selalu membuka lebar lubang mulutnya dengan senyuman manis ke arah Tania. Sejak pertama kali Tatang melakukan hal itu, seluruh penghuni puskesmas Kembang Mekar juga tersenyum namun tak manis. Setiap pasang mata seakan membicarakan apa saja yang terjadi pada diri Tatang. Mereka tahu bahwa Tatang sedang menjalankan misi cintanya terhadap Tania, gadis lulusan kedokteran yang paling cantik, dan Saya pun akui bahwa Tania ini betul-betul mewakili sosok cewek kota yang pintar, berada, dan jelita.

Tatang bukan tanpa saingan, anak kepala desa yang paling kaya di kampung kita pun turut ingin mendapatkan servis Tania, dalam hal oprek gigi tentunya. Belum lagi pemuda lain yang hanya bisa memendam rasa kepada Tania, tentu akan berseloroh macam-macam kepada polah si Tatang.

Hari Terakhir Tania Bertugas

Berdebar jantung Tatang makin meningkat dari hari sebelumnya. Tentu saja karena ini adalah hari terakhir Tania ditugaskan di kampung kita. Ada sesuatu yang sangat spesial yang ingin diberikan oleh Tatang kepada gadis kota itu. Jika Anda mengikuti, tentu bisa menebak barang apa gerangan yang akan diberikan oleh Tatang. Ya! Sebuah kaos oblong warna hijau tahi kuda sesuai dengan warna favorit Tania. Kaos oblong polos yang kemudian dibubuhi tulisan tangan Tatang; “Kenangan.”

Sederhana dan penuh makna kata yang disematkan oleh Tatang pada kaos seharga 50 ribuan itu. Siapa sangka jika Tatang harus melamum tiga bulan ke belakang sebelum hari yang bersejarah baginya ini. Kata tersebut sulit untuk diucapkan oleh mulut Tatang secara langsung. Kata “Kenangan” begitu berat baginya. Mulutnya hanya bergetar mengiringi kepergian kaos oblong yang bermerk “Pisah” itu. Tindakan Tatang seolah menepis semua mulut-mulut jahat yang memvonis bahwa dia tidak akan sukses menggaet gadis kota, kondisi sosial yang terlampau berbeda umumnya mereka utarakan. Kaos oblong punya empat mulut, namun cukup untuk membuat sebuah cerita. Manusia punya satu mulut, tapi sering bercerita yang bukan-bukan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s