Social

Bisa Karena Biasa, Biasa Karena Bisa

Kamis, 19 Desember 2013, pertama kalinya saya ikut bersih-bersih sungai. Biasanya sih hanya bersih-bersih selokan saja, tapi kali ini bersama dengan teman-teman penggiat lingkungan, saya ikut turun di kegiatan yang bernama Clean Up Your City. Kegiatan tersebut saya anggap bukan sebagai solusi membersihkan sungai-sungai yang khususnya melintasi kawasan perkotaan di kota-kota besar di Indonesia, melainkan sebagai pemicu serta tolak ukur seberapa besar warga kota mencintai kebersihan lingkungannya karena untuk membuat sungai itu bersih adalah pekerjaan berat dan melibatkan banyak pihak.

Sungai Cidurian kala itu menjadi target ‘bebersih’ dari 46 sungai yang melintasi Kota Bandung. Sungai ini merupakan sungai terpanjang kedua setelah Cikapundung, yakni memiliki panjang 24,86 kilometer. Cidurian memiliki daerah hulu di Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, yang mana merupakan sentra pertanian di wilayah timur kawasan Bandung Raya.

Image
Hulu Sungai Cidurian (Sumber: http://www.citarum.org/node/1323)

Bermodalkan cangkul dan parang, saya bersama teman-teman turun ke bagian sungai di wilayah jalan Inspeksi Cidurian dekat RS Al Islam Bandung. Untuk melindungi dari benda tajam yang kemungkinan ada di dasar sungai, panitia pelaksana menyediakan alas kaki karet serta sarung tangan. Setelah dirasa cukup aman, saya berjalan menyusuri sisi kanan dan kiri sungai untuk membersihkan alang-alang yang menahan aliran air.

Image
Siap-siap nyemplung

Ada pengalaman menarik kala para relawan sedang membersihkan sungai. Peristiwa itu juga lah yang menginspirasi saya untuk segera membuat tulisan ini. Seorang warga melintasi jembatan yang melintang di atas sungai Cidurian menggunakan sepeda motor dan tak lama mereka yang berboncengan itu melemparkan sampah plastik ke bawah sungai. Sontak saya yang saat itu sedang mencangkul lumpur di dasar sungai tepat di bawah jembatan terkejut.

Dengan jumlah relawan yang tidak sedikit dan menggunakan kaos yang seragam tentu aktivitas membersihkan sungai bisa sangat jelas terlihat oleh warga yang melintas. Entah apa yang ada di dalam pikiran orang yang melemparkan sampah ketika kami sedang membersihkan sungai, setidaknya kejadian itu cukup menggelikan dan membuat beberapa relawan serta warga yang turut membantu bebersih tertawa.

Kebiasaan Buruk

Setiap orang pasti memiliki sebuah kebiasaan, baik itu kebiasaan yang positif ataupun yang negatif.  Bahkan, setiap orang bisa memiliki kebiasaan yang buruk lebih dari satu.  Bisa karena biasa, biasa karena bisa. Dengan mudah kita bisa menghilangkan sampah konsumsi dengan membuangnya di sembarang tempat. Hal ini selain hemat, juga terbukti efisien membuat rumah kita senantiasa bersih. Namun, bukan berarti tampak dampak, bahkan dampaknya lebih besar daripada sekadar rumah kita yang ingin terlihat bersih oleh tetangga.

Mayoritas sampah yang saya kumpulkan adalah sampah yang berbahan dasar plastik. Mungkin 90 persen dari total sampah yang ada saat itu adalah plastik, seperti yang tadi melayang di atas kepala saya. Plastik merupakan material yang cukup sulit untuk diurai. Perlu puluhan bahkan ratusan tahun untuk mengembalikan plastik menjadi material asalnya.

Melihat begitu banyaknya sampah yang berhasil dikumpulkan oleh para relawan hari itu, muncul sebuah pertanyaan yang sangat mendasar, mengapa mereka melakukan itu (buang sampah ke sungai). Jawabannya jelas sangat praktis, namun fungsi sungai menjadi kabur. Sungai menjadi tempat sampah besar yang otomatis mengalir membawa sampah-sampah itu menyerbu kawasan hilir sungai dan menimbulkan kekacauan di daerah sekitarnya.

Kebiasaan buruk itu bisa dicegah dengan sebuah motivasi. Dan sebaik-baiknya dorongan tersebut sejatinya harus datang dari dalam diri. Stimulan tersebut tidak akan hadir tanpa ada contoh, salah satunya adalah dengan kegiatan yang saya ikuti tadi. Mari kita buat halaman rumah kita bersih tanpa harus membuat orang lain bekerja keras membersihkan halaman rumah mereka (akibat dari perbuatan kita).

Image
Mencangkul Cidurian
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s